KARTINIKU
Wahai Ibu kita Kartini ?
Bagaimana kabarmu untuk saat ini ?
Sudahkah engkau tersenyum disurgaNya ?
Sudahkah engkau melihat kami dari sana?
Sudahkah engkau tersenyum disurgaNya ?
Sudahkah engkau melihat kami dari sana?
----
Dengan kokoh runcing bambu melesat
Menandatangi petisi kemerdekaan
Kaum Adam berperang bertaruhkan nyawa
Namun, apalahdaya Sang hawa hanya dapat terdiam
Sungguh Kejam
Dulu, Kami hanyalah dipandang sebelah mata
Dulu, Kami hanya dapat terduduk memasak di belakang
Dulu, Kami tak dapat melakukan apa apa yang mana kami inginkan
Dulu, Kami hanya disebut budak Lemah
yang tak mampu membawa pedang
Dulu, Kami hanya dapat terduduk memasak di belakang
Dulu, Kami tak dapat melakukan apa apa yang mana kami inginkan
Dulu, Kami hanya disebut budak Lemah
yang tak mampu membawa pedang
Hingga, Seorang putri kerajaan datang
Raden Ajeng Kartini namanya
Berbajukan kebaya, ia berjalan
Bersanggulkan melati, ia terhormat
dan Bernada lemah lembut, ia berbicara
Bersikeras melawan apa yang ada
Menghapuskan tabir kala itu
Serta mengangkat kehormatan kami, kaumnya
Raden Ajeng Kartini namanya
Berbajukan kebaya, ia berjalan
Bersanggulkan melati, ia terhormat
dan Bernada lemah lembut, ia berbicara
Bersikeras melawan apa yang ada
Menghapuskan tabir kala itu
Serta mengangkat kehormatan kami, kaumnya
Habis gelap, Terbitlah terang
Kau bagai cahaya yang bersinar penuh binar
Sang Hawa yang tangguh penghapus sekat pemisah
Mengangkat derajat wanita kala itu
Menjadi motivator tersirat tanpa diketahui
Kau yang berjasa membuat kami berjaya
Terimakasih Sang Adam yang berjuang demi kami
dan Terimakasih Kartini yang telah mengibarkan bendera kami, Kaum Hawa
Perjuangan yang kau juangkan kan kami kenang sepanjang masa di setiap era
Kau bagai cahaya yang bersinar penuh binar
Sang Hawa yang tangguh penghapus sekat pemisah
Mengangkat derajat wanita kala itu
Menjadi motivator tersirat tanpa diketahui
Kau yang berjasa membuat kami berjaya
Terimakasih Sang Adam yang berjuang demi kami
dan Terimakasih Kartini yang telah mengibarkan bendera kami, Kaum Hawa
Perjuangan yang kau juangkan kan kami kenang sepanjang masa di setiap era
----
Wahai Kartini..
Ku tuliskan sekali lagi, untukmu dan jasamu bahwa
Keagungan juangmu tak akan pernah terlupakan tuk yang sekian kalinya
Ku tuliskan sekali lagi, untukmu dan jasamu bahwa
Keagungan juangmu tak akan pernah terlupakan tuk yang sekian kalinya
@21.04.17
Komentar
Posting Komentar